Jakarta, CNN Indonesia --
Presiden Venezuela Nicolas Maduro yang diculik pasukan Amerika Serikat Januari lalu, kini mendekam di penjara paling kejam di Brooklyn.
Maduro tengah bersiap menghadapi persidangan selanjutnya yang akan digelar pada hari ini, Kamis (26/3). Ia sudah mendekam di Metropolitan Detention Center (MDC) selama 80 hari.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Anak Maduro yang juga anggota parlemen Venezuela Nicolás Maduro Guerra (Nicolasito) mengungkap kondisi sang ayah saat ini.
Menurut dia, Maduro "sangat kuat" dan tetap "semangat."
Nicolasito menduga ayahya akan muncul kembali dengan penampilan "lebih kurus dan lebih atletis."
Neraka di Bumi
Namun, kehidupan di dalam fasilitas penahanan federal terkenal keras.
Selama bertahun-tahun, penjara tersebut menuai kritik karena kondisinya, yang sering digambarkan berbahaya dan tidak manusiawi.
Beberapa pengacara dan tahanan bahkan menyebut sebagai "neraka di bumi," dengan alasan kondisi yang tak higienis, ketidakamanan, dan isolasi yang berkepanjangan.
Seseorang seperti Maduro kemungkinan akan menghadapi pembatasan yang lebih ketat daripada narapidana lain. Karena tokoh-tokoh penting sering dipisahkan dari narapidana umum demi alasan keamanan.
"Saya memperkirakan rutinitas mereka adalah 23 jam sehari dalam isolasi," kata mantan direktur fasilitas MDC Cameron Lindsay dikutip CNN.
Artinya pengurangan hampir seluruhnya di dalam sel, makanan diantar melalui celah di pintu, sedikit atau tanpa kontak dengan narapidana lain, dan rekreasi terbatas, biasanya sendirian.
Biro Penjara Federal tiak mengonfirmasi di unit spesifik mana Maduro berada. Namun, para ahli dan pengacara mengatakan tahanan dengan profil seperti ini biasanya ditahan di Unit Perumahan Khusus.
Kondisi penjara di Brooklyn jauh dari kata layak. Menurut beberapa sumber, layanan kesehatan buruk, kualitas makanan seadanya, fasilitas olahraga terbatas, dan digambarkan sebagai tempat paling menyedihkan.
Publik akan melihat kondisi Maduro dan menilai sendiri situasi di penjara setelah menyaksikan sidang lanjutan. Sidang akan digelar pada 26 Maret atau hai ini.
(isa/rds)
Add
as a preferred source on Google




































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5440135/original/042410700_1765423920-IMG-20251210-WA0008.jpg)












