Benarkah Pijat Antara Jempol-Telunjuk Cegah Microsleep saat Mudik?

6 days ago 8

Jakarta, CNN Indonesia --

Pijatan di titik saraf kantuk seperti di antara jempol dan telunjuk dipercaya bisa mencegah microsleep saat perjalanan mudik. Benarkah demikian?

Perjalanan panjang ke kampung halaman dengan membawa kendaraan pribadi akan terasa membosankan. Tak heran jika rasa kantuk mudah datang begitu saja.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sayangnya, rasa lelah dan kantuk yang parah bisa menyebabkan microsleep. Menukil laman Sleep Foundation, kondisi ini mengacu pada periode tidur yang sangat singkat dalam hitungan detik. Siapa saja boleh jadi pernah mengalaminya.

Seseorang mungkin saja terlihat tetap membuka mata atau terjadi saat episode microsleep. Namun, otak tidak memproses informasi eksternal yang masuk.

Beberapa penelitian menemukan, microsleep bisa menyebabkan penurunan performa mengemudi. Hal ini berujung pada risiko kecelakaan yang terjadi akibat microsleep.

Man is yawning behind steering wheel of car. Sleepy driver is riding in automobile. Male is violating rules of road. Driving without rest concept. Deadly danger on route of modern city.Ilustrasi. Mengantuk saat mengemudi bisa berujung pada risiko kecelakaan lalu lintas. (iStockphoto/monstArrr_)

Salah satu tips mengusir rasa kantuk untuk mencegah microsleep adalah dengan memijat area antara jempol dan telunjuk. Konon, cara ini bisa membuat mata segar kembali. Benarkah demikian?

Dokter spesialis neurologi Daniel Thomas Suryadisastra mengatakan, area antara jempol dan telunjuk terbilang sensitif. Rangsangan pada titik tersebut bisa memicu adrenalin.

"Itu namanya teknik merangsang adrenalin. Jadi, kan, dia [area antara jempol dan telunjuk] ditekan, itu ada rangsangan nyeri, itu meningkatkan kadar adrenalin. Jadi lebih segar gitu," jelas Daniel, mengutip detikHealth.

Namun, menurut Daniel, teknik ini hanya digunakan untuk pengalihan semata. Pengalihan juga bisa dilakukan dengan menekan area tubuh lain seperti dengan mencubit.

Alih-alih mengandalkan teknik menekan atau memijat area-area tertentu untuk tubuh, Daniel lebih menyarankan untuk beristirahat terlebih dulu jika mengantuk atau kelelahan saat mengemudi.

"Kalau sudah ngantuk berlebih, lebih baik hindari nyetir, apalagi dalam waktu panjang," ujar Daniel.

(asr/asr)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Entertainment |