Jakarta, CNN Indonesia --
Pelatih interim Manchester United, Michael Carrick mengaku frustrasi karena timnya tidak mendapatkan penalti kedua saat imbang 2-2 melawan Bournemouth pada pekan ke-31 Liga Inggris, Sabtu (21/3) dini hari WIB.
Momen MU seharusnya dapat hadiah penalti itu terjadi sebelum Bournemouth mencetak gol pertama yang membuat skor imbang 1-1 pada menit ke-67.
Beberapa detik sebelumnya, winger MU Amad Diallo ditarik oleh bek kiri Bournemouth, Adrein Truffert di kotak penalti. Namun, wasit Stuart Attwell tidak menganggapnya sebagai pelanggaran.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hasil pengamatan Video Assistant Referee (VAR) juga menyatakan tidak ada pelanggaran yang dilakukan Truffert kepada Amad.
"Kami mencetak gol dan seharusnya dapat penalti lagi. Bagaimanapun, dia [wasit] telah melakukan kesalahan," ujar Carrcik dikutip dari Express.
"Wasit melakukan kesalahan. Memberikan satu dan tidak memberikan yang lainnya [penalti untuk pelanggaran menggunakan dua tangan], saya tidak bisa memahaminya. Saya pikir itu agak gila, sungguh agak membingungkan," katanya melanjutkan.
Pelanggaran yang dilakukan oleh Truffert memiliki kemiripan dengan aksi Harry Maguire yang berbuah penalti untuk Bournemouth. Keduanya sama-sama aktif melanggar memakai kedua tangan.
Nasib nahas malah diterima Maguire karena diusir oleh wasit akibat pelanggaran itu. Penalti itu lantas bisa dikonversi jadi gol oleh Eli Junior Kroupi yang membuat skor imbang 2-2.
Hasil imbang ini tidak mengubah posisi MU di peringkat ketiga klasemen dengan 55 poin dari 31 laga. The Red Devils unggul empat poin dari Aston Villa yang menempati peringkat keempat klasemen.
(jal)
Add
as a preferred source on Google









































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5440135/original/042410700_1765423920-IMG-20251210-WA0008.jpg)








