Kue Lebaran Cepat Melempem? Ini 7 Cara Menyimpannya dengan Benar

5 hours ago 9

CNN Indonesia

Sabtu, 21 Mar 2026 11:55 WIB

Tak jarang kue Lebaran menjadi kurang renyah atau melempem setelah beberapa hari disimpan. Solusinya, ikuti cara menyimpan kue kering yang benar ini. Ilustrasi. Tak jarang kue Lebaran menjadi kurang renyah atau melempem setelah beberapa hari disimpan. (iStockphoto/Habibi Alisyahbana)
Daftar Isi

Jakarta, CNN Indonesia --

Kue-kue kering saat Lebaran hampir selalu hadir di meja tamu untuk menyambut keluarga dan kerabat yang datang berkunjung. Mulai dari nastar, kastengel, putri salju dan berbagai jenis lainnya biasanya menjadi hidangan wajib saat hari raya.

Namun, tak jarang kue Lebaran menjadi kurang renyah atau melempem setelah beberapa hari disimpan, bahkan terkadang aromanya ikut berubah.

Ada beberapa cara sederhana yang bisa dilakukan agar kue Lebaran tetap renyah dan tahan lebih lama selama masa penyimpanan yang dikutip dari beberapa sumber.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

1. Pastikan kue benar-benar matang dan kering

Salah satu hal yang harus diperhatikan sejak awal adalah proses pemanggangan kue. Kue kering sebaiknya dipanggang hingga benar-benar matang dan kering.

Jika kue kering dibeli, pastikan kue tersebut telah melalui proses pemanggangan yang matang.

Jika bagian tengah kue masih setengah matang, kue akan lebih cepat lembap saat disimpan. Hal ini tentu dapat membuat tekstur kue cepat melempem.

2. Simpan dalam wadah kedap udara

Stoples kedap udara menjadi salah satu cara paling efektif untuk menjaga kue tetap renyah.Udara luar dapat membuat kue menyerap kelembapan sehingga teksturnya menjadi lembek. Karena itu, pastikan stoples tertutup rapat setiap kali selesai mengambil kue.

3. Gunakan stoples yang bersih dan kering

Stoples yang tidak bersih atau masih lembap bisa memicu munculnya bau apek pada kue.Remah kue lama yang tertinggal atau sisa air di dalam wadah juga dapat membuat kue cepat rusak.

Karena itu, pastikan stoples sudah dicuci bersih dan benar-benar kering sebelum digunakan.

4. Pisahkan kue dengan jenis berbeda

Setiap jenis kue kering memiliki bahan dan tingkat kelembapan yang berbeda.Menyimpan berbagai jenis kue dalam satu wadah dapat membuat kue yang lebih lembap memengaruhi kue lainnya.

Hal tersebut bisa mempercepat munculnya bau apek atau bahkan jamur.Karena itu, sebaiknya simpan setiap jenis kue dalam stoples terpisah.

5. Tambahkan silica gel di dalam stoples

Beberapa produsen kue biasanya menambahkan silica gel di dalam kemasan. Bahan ini berfungsi menyerap kelembapan udara.

Menambahkan silica gel ke dalam stoples kue bisa membantu menjaga kondisi di dalam wadah tetap kering sehingga kue lebih tahan lama.

6. Hindari membuka stoples terlalu sering

Mengutip Food & Wine, setiap kali stoples dibuka, udara lembap dari luar dapat masuk ke dalam wadah. Jika terlalu sering dibuka, kue akan lebih cepat kehilangan kerenyahannya. Karena itu, sebaiknya ambil kue secukupnya lalu segera tutup kembali stoplesnya dengan rapat.

Selain itu, beberapa jenis kue sebenarnya dapat bertahan sekitar empat hingga lima hari pada suhu ruang jika disimpan dengan baik dan tertutup. Namun, setelah kemasan dibuka atau kue dipotong, bagian yang terbuka akan lebih cepat mengering atau berubah tekstur.

7. Simpan di kulkas jika ingin lebih awet

Dalam kondisi tertentu, kue juga bisa disimpan di dalam kulkas untuk memperpanjang masa simpannya.

Sebelum dimasukkan ke kulkas, kue dapat dibungkus dengan aluminium foil atau disimpan dalam wadah tertutup. Saat akan disajikan kembali, kue bisa dipanggang sebentar agar teksturnya kembali renyah.

Dengan penyimpanan yang tepat, kue Lebaran bisa tetap renyah dan nikmat dinikmati hingga beberapa hari setelah hari raya.

(anm/asr)

Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
Entertainment |