Dua 'Balon Hijau Meletus', Arsenal Pegang Erat-erat Liga Champions

5 hours ago 1

Jakarta, CNN Indonesia --

Arsenal sempat tampil meyakinkan dengan deretan kemenangan dan kans jadi juara di beberapa ajang, namun dua kekalahan terakhir memukul The Gunners.

Trofi Piala Liga, Piala FA, Premier League, dan Liga Champions ada di depan mata Mikel Arteta dan anak asuhnya, namun hingga kini Arsenal belum juga naik podium.

Arsenal kalah dari Manchester City di final Piala Liga pada 22 Maret. Situasi tambah pelik ketika klub asal London Utara ini takluk di babak perempat final Piala FA dari Southampton pada akhir pekan lalu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Piala Liga dan Piala FA ibarat balon hijau yang meletus dalam lagu 'Balonku Ada Lima'. Kini Arsenal memegang erat-erat dua 'balon' lainnya, Premier League dan Liga Champions.

Premier League masih terbilang cukup aman, pasalnya Arsenal kini unggul sembilan poin atas Man City saat masih ada sisa tujuh pertandingan lagi.

Yang krusial adalah di Liga Champions. Arsenal harus menghadapi Sporting. Kedua kesebelasan sama-sama belum pernah jadi kampiun di pentas nomor satu antarklub Eropa.

Arteta mengajak anak asuhnya bangkit setelah merasakan sakit.

"Ada beberapa perspektif, soal kesulitan, apa yang telah kita lakukan hingga saat ini. Dan merasakan sakitnya, merasakan emosinya, dan menggunakannya untuk lebih baik dan berkembang."

"Jadi kami tahu pasti yang terjadi, alasan mengapa itu terjadi, melihat pertandingan itu dua kali, kami tidak pantas kalah di pertandingan itu, tetapi ini sepak bola dan kami dihukum karena kami tidak tampil sesuai identitas kami, dan itu adalah yang harus kami ubah benar-benar, karena itu alasan kami berada di sini hari ini," ucap Arteta menanggapi kekalahan dari Southampton sekaligus menjelang pertandingan melawan Sporting.

Seandainya kembali kalah, maka Arsenal akan menjadi objek isu negatif lantaran kalah tiga kali beruntun dan terancam kehilangan kesempatan menjadi juara Liga Champions.

Sebaliknya, jika bisa menang, Viktor Gyokeres dan kawan-kawan membuktikan daya saing di momen penting untuk bangkit.

[Gambas:Video CNN]

(nva/jun)

Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
Entertainment |