CERITA DI BALIK LAYAR
CNN Indonesia
Minggu, 03 Mei 2026 12:10 WIB
Emily Blunt punya komentar sendiri setelah baca naskah The Devil Wears Prada 2 soal karakternya, Emily Charlton, yang ikonis. (dok. 20th Century Studios via IMDb)
Jakarta, CNN Indonesia --
Emily Blunt punya komentar sendiri setelah baca naskah The Devil Wears Prada 2 soal karakternya, Emily Charlton, yang ikonis. Aktris Inggris tersebut bersama Meryl Streep, Anne Hathaway, dan Stanley Tucci kembali memerankan karakter masing-masing, 20 tahun dari film pertama.
Dulu, Emily Charlton adalah asisten pertama Miranda Priestly (Meryl Streep), yang bersikap sinis, tak ramah, dan mengeluh akan segalanya, terutama kepada kolega juniornya, Andy Sachs (Anne Hathaway).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Emily sekarang berada di posisi senior di Dior. Pada dasarnya, dia sekarang memiliki kekuasaan, Tuhan tolong kami," kata Emily Blunt dalam catatan produksi The Devil Wears Prada 2 yang diakses CNNIndonesia.com.
"Dan saya pikir dia sekarang berada di posisi di mana dia benar-benar menikmati kekuasaan semacam itu atas orang lain. Pengejaran terbesar dalam hidupnya adalah menjadi ikon. Saya pikir itulah yang dia inginkan."
Meski kerjaan karakternya ngedumel terus, Emily Blunt mengaku sangat mencintai Emily Charlton. Bahkan, ia cenderung kasihan dengan perempuan tersebut.
"Dia benar-benar gila dan benar-benar tanpa filter. Dia terus-menerus marah tentang segalanya... termasuk tentang udara!" katanya.
"Dia marah tentang kehidupan, dan sangat menyenangkan untuk memerankan seseorang yang begitu tanpa filter, begitu kasar, begitu waspada, dan merasa tidak aman," lanjutnya.
"Maksud saya, saya merasa kasihan padanya, saya pikir dia dipenuhi dengan berbagai macam rasa tidak aman. Dia gila, tetapi saya sangat suka memerankannya."
Pada The Devil Wears Prada (2006), Emily Charlton (kiri) adalah asisten pertama Miranda Priestly (Meryl Streep), yang bersikap sinis, tak ramah, dan mengeluh akan segalanya, terutama kepada kolega juniornya, Andy Sachs (Anne Hathaway). (Twentieth Century Fox. All rights reserved.)
Kepedulian Emily Blunt akan karakter tersebutlah yang membuatnya bersemangat untuk menerima kembali tawaran The Devil Wears Prada 2. Apalagi, seluruh pemain inti juga kembali.
Saat membaca naskah yang dibuat Aline Brosh McKenna, Blunt mengatakan dirinya sepakat dengan apa yang diangkat dalam The Devil Wears Prada 2, terutama soal perubahan yang terjadi pada dunia.
"Saya tahu akan terasa ajaib dan luar biasa untuk kembali bersama setelah 20 tahun, karena film ini mengubah hidup saya dengan cara yang tidak pernah saya duga dan dengan cara yang sangat permanen," kata Blunt.
"Demografi penontonnya juga terus bertambah. Semua teman anak-anak saya menontonnya, dan saya bahkan belum punya anak ketika membuat film itu."
"Film aslinya berfungsi sebagai semacam bank nostalgia dan kegembiraan bagi orang-orang. Ini adalah pengalaman yang mempererat hubungan, orang-orang pernah mengalami putus cinta dan pulang ke rumah lalu menonton The Devil Wears Prada untuk menghibur diri," paparnya.
"Mereka menontonnya di pesawat. Mereka menontonnya ketika orang tua mereka sakit. Mereka menontonnya setiap Natal. Ada persatuan yang begitu kuat di dalamnya," katanya.
"Dan saya pikir ini adalah saat di mana kita membutuhkan kegembiraan. Kita butuh pelarian itu dengan karakter-karakter yang kita kenal dan cintai."
Sekuel The Devil Wears Prada (2006) ini akan mengikuti usaha pemimpin redaksi majalah Runway, Miranda Priestly yang diperankan Meryl Streep, di tengah industri media cetak yang sekarat di era digital.
Andy Sachs (Anne Hathaway) yang sudah menjadi jurnalis investigasi pemenang penghargaan kembali ke Runway setelah terkena lay off. Kali ini, dirinya kembali bukan sebagai asisten Miranda seperti 20 tahun lalu.
Miranda kemudian akan berhadapan dengan Emily Charlton (Emily Blunt), mantan asistennya yang kini menjadi pejabat tinggi sebuah grup mewah dengan dana iklan yang sangat dibutuhkan Miranda.
Dengan kisah tersebut, film ini akan berlatar 20 tahun setelah kejadian pada film pertama, di mana Andy Sachs baru lulus kuliah jurnalistik dan diterima sebagai asisten Miranda di dunia mode yang jauh dari karakter dan idealismenya.
Film yang naskahnya ditulis oleh Aline Brosh McKenna tersebut adalah adaptasi dari novel bertajuk sama karya Lauren Weisberger yang konon mengisahkan pengalaman pribadi penulis saat menjadi asisten pemimpin redaksi Vogue, Anna Wintour.
The Devil Wears Prada 2 tayang di Indonesia pada 29 Mei 2026 dan secara global pada 1 Mei 2026.
(end)
Add
as a preferred source on Google






























:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5478359/original/064555900_1768899201-_ARM7685.jpeg)











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5477034/original/057494900_1768806789-CORTIS_Friends_of_the_NBA_2.jpg)




