Kena Masalah Hukum, Britney Spears Takut Ayahnya Balik Lagi

3 hours ago 2

CNN Indonesia

Rabu, 11 Mar 2026 08:30 WIB

Britney Spears disebut gelisah dan cemas bahwa ayahnya yang sangat ia benci, Jamie, akan mungkin kembali ke kehidupannya. Britney Spears disebut gelisah dan cemas bahwa ayahnya yang sangat ia benci, Jamie, akan mungkin kembali ke kehidupannya. (Getty Images via AFP/DAVID BECKER)

Jakarta, CNN Indonesia --

Britney Spears disebut gelisah dan cemas bahwa ayahnya yang sangat ia benci, Jamie, akan mungkin kembali ke kehidupannya seiring penyanyi tersebut kini bermasalah dengan hukum gegara nyetir sambil mabuk.

Seorang sumber dekat Britney Spears mengatakan bahwa Jamie tetap tidak ingin putus kontak dengan putrinya. Selain itu, pihak keluarga Spears yang lain tampak mendukung gagasan keduanya bersatu lagi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jamie ingin memiliki kesempatan untuk dapat berbicara dengannya dan menemukan jalan tengah," kata sumber tersebut seperti diberitakan Page Six pada Senin (9/3).

"Bahkan anak-anak Britney pun kembali dekat dengan kakek mereka setelah melewati masa-masa sulit," kata sumber itu. "Mereka akan menyambut baik keluarga yang bersatu kembali meskipun telah terjadi drama selama bertahun-tahun."

Meski begitu, gagasan tersebut tidak membuat Britney Spears tertarik. Bagi Britney, Jamie adalah orang yang sangat jahat yang sudah mengurungnya dalam konservatori atau perwalian selama belasan tahun.

Selama 13 tahun, Britney Spears tidak memiliki hak atas tubuh dan hidupnya sendiri. Semua hal harus atas persetujuan Jamie Spears selaku pemegang perwalian. Hingga kemudian, semuanya lepas pada 2021 bersamaan dengan berbagai tekanan dari publik.

"Ada kebencian dan rasa jijik yang sudah lama ada dan mungkin tidak akan pernah teratasi," kata sumber tersebut yang juga menambahkan kenangan buruk harus ikut berbagai terapi yang diatur oleh Jamie membuat Britney Spears trauma.

"Jamie membuat Britney gelisah, dan suasana hatinya menjadi sangat buruk jika membayangkan ayahnya ada dalam hidupnya... meskipun ada upaya dari orang-orang di sekitarnya untuk menyatukan kembali mereka."

"Hal itu meningkat dalam beberapa bulan terakhir karena anak-anaknya lebih sering berada di sekitar Britney. Ada korelasi langsung antara stres itu dan Britney yang beralih ke alkohol untuk meredakan rasa sakit itu," kata sumber itu.

"Sayangnya, Britney Spears akan selalu memandang ayahnya sebagai penjahat, karena perasaannya yang terperangkap dan terkendali dalam perwalian."

Meski begitu, Jamie Spears sendiri tidak peduli dengan anggapan miring dan cap penjahat yang melekat padanya gegara konservatori itu. Ia beralasan, hanya ingin menyelamatkan hidup putrinya.

"Jamie secara konsisten mengatakan kepada orang-orang di sekitarnya bahwa dia tetap bangga telah 'menyelamatkan hidup Britney,' terlepas dari bagaimana perasaan publik," kata sumber.

Kini Britney Spears makin gelisah karena sekelilingnya mendukung upaya rekonsiliasi dia dengan Jamie. Ditambah dengan kasus hukum menyetir saat mabuk, Britney Spears takut ayahnya akan kembali bisa kembali memegang perwalian atas dirinya.

Namun sumber mengatakan tugas memegang perwalian bisa jadi sangat menantang untuk pria 73 tahun tersebut dan kecil kemungkinan Jamie Spears masih ada tenaga untuk melakukannya.

Apalagi pada Desember 2023, Jamie Spears muncul setelah diberitakan menjalani operasi amputasi pada salah satu kakinya akibat infeksi parah.

Dalam foto yang diambil paparazi, Jamie tampak keluar dari sebuah mobil dan berusaha duduk di kursi roda dengan kondisi salah satu kakinya diamputasi.

"Dia masih tinggal di sebuah RV di samping gudang penyimpanan Britney dengan barang-barang putrinya di dalam itu semua," kata sumber dekat Jamie kepada Page Six di awal Desember 2023.

"Dia menjalani penggantian lutut kemarin dan mendapatkan infeksi masalah dari situ," lanjutnya.

(end)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Entertainment |