Konser Andrea Bocelli Dihelat di Borobudur dan Jakarta, Satu-satunya Pemberhentian di Asia

10 hours ago 8

Fimela.com, Jakarta - Indonesia bersiap menyambut Andrea Bocelli yang akan kembali hadir lewat dua konser spesial pada 2026 yang dipromotori oleh Shoemaker Live. Penyanyi tenor asal Italia ini menempatkan Indonesia sebagai panggung penting dalam rangkaian Tur Peringatan 30 Tahun Romanza, dengan format pertunjukan yang digelar di dua venue yakni JIEXPO dan Candi Borobudur. 

Romanza sendiri adalah album Andrea Bocelli yang dirilis pada September 1997, berisi karya-karya ikonis termasuk “Con Te Partirò”. Album ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan karier sang penyanyi dan mengantarkannya ke panggung dunia.

Dalam konferensi pers yang dihelat di JIEXPO pada Rabu (19/8/2026) kemarin, pendiri Shoemaker, Prajna Murdaya, mengumumkan dua jadwal utama konser sang ikon.

“Setelah 15 tahun, Andrea Bocelli kembali ke Indonesia untuk dua pertunjukan, di Candi Borobudur pada Sabtu 31 Oktober dan di Jakarta International EXPO, di hall yang baru, pada Selasa 3 November. Kedua malam ini menandai pencapaian penting. Indonesia menjadi satu-satunya negara di Asia yang menggelar konser publik penyanyi klasik terbesar yang masih aktif tersebut, pada tahun ini,” kata Prajna Murdaya. 

Pengalaman di Borobudur: Desa Budaya dan Penayangan Digital

Konser Andrea Bocelli di Candi Borobudur dirancang melampaui format pertunjukan musik semata. Promotor menyiapkan sebuah desa budaya (cultural village) yang menampilkan kekayaan terbaik Magelang dan Jawa Tengah. Elemen warisan budaya, tradisi, serta kearifan lokal akan dipadukan untuk menghadirkan pengalaman menyeluruh bagi para tamu.

Para pemegang tiket memperoleh akses eksklusif ke desa budaya pada hari konser berlangsung. Inisiatif ini menempatkan karya seni pertunjukan dalam lanskap budaya yang lebih luas, sekaligus menghubungkan penonton dengan kekayaan lokal di sekitar situs warisan dunia.

Ada pula rencana pembuatan tayangan yang akan dirilis via layanan OTT (over-the-top) juga disiapkan oleh penyelenggara. “Siaran dan penayangan digital membawa Borobudur kepada audiens yang belum pernah mempertimbangkan Indonesia sebagai destinasi,” tutur Prajna.

Sebagai catatan, Andrea Bocelli beberapa kali tampil di lokasi-lokasi bersejarah dunia. Sebelumnya, sang tenor tampil di berbagai situs warisan dunia seperti Piramida Giza, Akropolis, hingga Vatikan.

Pertunjukan ini dihelat oleh Shoemaker Live dengan dukungan lintas lembaga. Tiga kementerian terlibat langsung, yakni Kementerian Pariwisata, Kementerian Ekonomi Kreatif, dan Kementerian Kebudayaan. Bank SMBC Indonesia dan Bank BNI hadir sebagai sponsor utama, sementara InJourney turut menjadi mitra strategis penyelenggaraan.

Pimpinan dari tiga kementerian menegaskan dukungan penuh pemerintah terhadap konser Andrea Bocelli di Indonesia. Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan menghadirkan manfaat yang meluas, dari promosi destinasi hingga penguatan ekosistem ekonomi kreatif.

Sinergi Lembaga Pemerintah dari Hulu ke Hilir

Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, menjelaskan proyeksi dampak ekonomi dari penyelenggaraan konser berskala internasional.

“Untuk event konser yang besar, seperti konser Coldplay di Indonesia pada 2023, dampak ekonominya itu 75 juta dolar Amerika Serikat, sekitar Rp 1,1 triliun. Dan untuk konser ini, ditargetkan ada 7 ribu penonton di Candi Borobudur dan 9 ribu di JIEXPO, dan kami mendapatkan informasi kira-kira ada target 46 juta dolar AS atau sekitar Rp 792 miliar, akan ada aktivitas ekonomi yang tercipta dari konser ini,” tutur Widiyanti Putri Wardhana.

Dari sisi kebudayaan, dukungan juga ditegaskan sebagai langkah promosi destinasi. “Suatu promosi bagi Candi Borobudur untuk didatangi. Pada akhirnya kunjungan wisatawan, mudah-mudahan berlipat ganda. Bila Kebudayaan bekerja di hulu, maka Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di hilir. Maka, ini adalah kolaborasi yang sangat penting,” ujar Menteri Kebudayaan Fadli Zon.

Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, menambahkan bahwa konser ini juga membuka ruang kolaborasi lintas musisi. Ia memberi bocoran akan hadirnya musisi Indonesia di panggung Bocelli, meski belum mengungkapkan nama.

“Kolaborasi seperti ini menjadi ruang pertukaran pengalaman, memperluas jejaring, sekaligus membuka peluang agar karya dan talenta Indonesia semakin dikenal di tingkat global,” tuturnya.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

  • Ratnaning Asih
Read Entire Article
Entertainment |