CNN Indonesia
Rabu, 02 Apr 2025 16:15 WIB

Jakarta, CNN Indonesia --
Pembalap Honda Luca Marini memuji keputusan bijak Race Director MotoGP soal kekacauan start MotoGP Amerika 2025 yang diinisiasi Marc Marquez.
Kekacauan ini terjadi karena para pembalap ramai-ramai mengganti sepeda motor hingga start di Circuit of the Americas (COTA) harus diundur.
Ini semua bermula dari aksi Marc Marquez. Pembalap Ducati itu mendadak berlari dari pitlane menuju garasi dan diikuti sebagian besar pembalap lainnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Marini membuat keputusan berbeda dengan tetap berada di grid meskipun menggunakan ban basah. Ia menilai Race Direction tak punya banyak pilihan mengingat banyak pembalap yang terlibat dalam kekacauan start di Austin.
"Saya rasa Race Direction mengaturnya dengan sangat baik, cara yang aman. Jadi, kerja bagus untuk mereka," kata Marini dikutip Crash.
Sebelumnya, Race director MotoGP Mike Webb menjelaskan keputusan menunda balapan karena mempertimbangkan keselamatan seluruh pembalap.
"Kami meminta penundaan dan kemudian prosedur start cepat karena masalah keselamatan. Mengingat jumlah pembalap, motor, dan anggota tim di grid, serta di area pit, mustahil untuk memulai pemanasan," kata Webb dikutip Motorcycle.
"Start baru adalah cara teraman untuk menanggapi situasi yang belum pernah terjadi sebelumnya di awal GP. Kami akan menganalisis situasi ini dengan tim dan meninjau peraturan," ujar Webb menambahkan.
Andai hanya Marquez, atau kurang dari lima pembalap yang memilih melakukan pergantian sepeda motor sebelum lap pemanasan, maka pembalap tersebut akan terkena ride through penalty atau penalti melewati pit-lane.
Namun, karena ada lebih dari 10 pembalap yang melakukan pergantian sepeda motor, maka Race Direction memutuskan untuk melakukan start ulang karena menganggap tidak aman melakukan lap pemanasan mulai dari pitlane.
Luca Marini sendiri finis kedelapan di MotoGP Amerika. Sementara Marc Marquez yang jadi pemicu start aneh, gagal finis karena terjatuh di tengah balapan.
(jun)