Mantan ART Cerita Dugaan Ucapan Kasar dan Kekerasan dari Erin

3 hours ago 4

CNN Indonesia

Minggu, 10 Mei 2026 16:00 WIB

Mantan asisten rumah tangga (ART) menceritakan dugaan perlakuan kasar yang ia dan teman-temannya terima dari Rien Wartia Trigina. Mantan asisten rumah tangga (ART) menceritakan dugaan perlakuan kasar yang ia dan teman-temannya terima dari Rien Wartia Trigina. (Tangkapan layar instagram @erintaulany)

Jakarta, CNN Indonesia --

Mantan asisten rumah tangga (ART) Rien Wartia Trigina menceritakan dugaan perlakuan kasar yang ia dan teman-temannya terima dari mantan istri Andre Taulany tersebut.

Menurut perempuan bernama Hera itu, dirinya sampai mengalami memar dan perih hingga sakit kepala setelah menerima perlakuan kasar dari Erin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Di sini merah, punggung. Ini perih. Efeknya itu pusing kepala saya. Habis dipukul itu dua hari kliyengan terus pusing, enggak bisa apa-apa. Saya tiduran saja," kata Hera.

Hera yang didampingi oleh kuasa hukumnya, Ernest Hasibuan, pada Sabtu (9/5) itu juga menunjukkan sejumlah foto kepada awak media. Ernest mengatakan pihaknya masih menunggu hasil visum dari rumah sakit.

"Terkait luka ataupun penganiayaan yang dilakukan itu, sebenarnya itu lebih tepatnya terhadap visum nanti yang dari rumah sakit. Artinya itu sudah jelas nanti apa yang dialami oleh klien kami ini," kata Ernest.

Hera juga mengisahkan dugaan perlakuan kasar Erin bukan hanya untuk dirinya. Hera mengklaim bahwa ART lainnya turut mengalami sikap kasar dari Erin.

"Mereka cuma dapat kasar saja," kata Hera. "Semua ART digoblokin, ditololin."

Pada 4 Mei, Hera menjabarkan detail dugaan kekerasan yang ia terima dari Erin setelah bertemu penyidik Polres Metro Jakarta Selatan.

"[Dia bilang] 'kamu ini kerja asal-asalan, kamu ini tolol, kamu ini bego'. [Saya jawab] 'maaf Bu, tapi jangan main tangan dong Bu, jangan kekerasan Bu, sakit'. Saya bilang begitu kan, terus kata Bu Erin, 'Ya kamu soalnya kerjanya tolol! Kamu tahu enggak ini tuh rumah mewah bukan kayak rumah kamu gembel'," kata Hera waktu itu.

"Puncaknya dengan sapu lidi itu sore jam 3. Kemudian dilanjutkan lagi dengan tendang, ditendang. Dan itu dia pakai mukena salat ashar, nendang saya. Saya jongkok di depan dia terus ditendang kepala saya sampai saya terjengkal," lanjutnya.

Ernest mengatakan pihaknya tak akan gentar menghadapi Erin yang menyebut sudah melakukan sejumlah somasi dan ikut melaporkan Hera ke polisi dengan tudingan penyebaran data pribadi.

"Kalau dari upaya yang mereka sampaikan, entah mereka buat laporan, entah mereka kirim somasi, sampai sekarang kami belum mendapatkan panggilan, yang pertama. Yang kedua, kami juga belum mendapatkan somasi apa pun," kata Ernest dalam jumpa media.

"Kami tidak ada tawar-menawar. Sekarang proses hukum kami tetap terkait adanya dugaan tindak pidana penganiayaan, ini tetap berjalan dan tetap berproses di Polres Jakarta Selatan," ujarnya.

Erin sendiri sebelumnya dengan tegas menyampaikan bantahan terkait tudingan melakukan penganiayaan terhadap ART. Ia pun kembali menegaskan memiliki bukti yang menguatkan bantahannya tersebut.

"Tidak benar sama sekali (dugaan penganiayaan terhadap ART), saya punya bukti CCTV-nya," ungkap Erin. "Tidak ada itu (penganiayaan terhadap ART), saya bicara dengan percaya diri."

"Saya bisa buktikan, ya saya ikuti proses hukum, saya punya buktinya semua CCTV isi satu rumah, total ada 14 video," kata Erin.

Jika Anda mengalami, melihat, mendengar, dan mengetahui tindak kekerasan atau pun pelecehan kepada perempuan dan anak, hubungi SAPA via telepon 129 atau melalui WhatsApp 08111-129-129.

(end)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Entertainment |