Pendakian Gunung Agung Ditutup hingga Akhir April Saat Upacara Besakih

4 hours ago 4

CNN Indonesia

Senin, 23 Mar 2026 16:25 WIB

Pendakian Gunung Agung ditutup 28 Maret-24 April 2026 demi kelancaran upacara suci di Pura Besakih. Ilustrasi. Gunung Agung ditutup sementara. (Arsip BPBD Bali)

Jakarta, CNN Indonesia --

Ada kalanya alam tak hanya menjadi ruang petualangan, tetapi juga ruang sakral yang perlu dijaga. Hal inilah yang tengah terjadi di Gunung Agung, Karangasem, Bali.

Pendakian ke gunung tertinggi di Pulau Dewata itu akan ditutup sementara selama 28 hari, mulai 28 Maret hingga 24 April 2026. Penutupan ini bukan tanpa alasan, melainkan untuk menghormati rangkaian upacara besar Karya Ida Bhatara Turun Kabeh (IBTK) yang digelar di Pura Agung Besakih.

Bendesa Adat Besakih, Jro Mangku Widiartha, mengatakan keputusan tersebut diambil melalui paruman atau rapat bersama seluruh pengempon Pura Agung Besakih. Informasi penutupan pun telah disampaikan kepada pemandu pendakian hingga agen perjalanan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami harap seluruh wisatawan atau para pendaki untuk maklum dan tidak memaksakan diri untuk mendaki Gunung Agung selama penutupan," ujar Widiartha, Senin (23/3) mengutip Detik.

Penutupan ini bertujuan menjaga kesucian Gunung Agung selama berlangsungnya karya. Dalam kepercayaan masyarakat setempat, gunung ini bukan sekadar destinasi wisata, melainkan kawasan suci yang menjadi pusat spiritual.

Salah satu rangkaian penting dalam Karya IBTK adalah upacara nedunang yang akan digelar pada 30 Maret 2026. Dalam prosesi ini, Ida Bhatara akan "diturunkan" dari tempat penyimpanan masing-masing untuk kemudian berstana di Pura Penataran Agung Besakih. Puncak upacara sendiri dijadwalkan berlangsung pada 2 April 2026.

Warga mengamati asap yang mengepul dari kawah Gunung Agung di Pos Pemantauan Gunungapi Agung, Rendang, Karangasem, Bali, Selasa (3/7). Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat pada Selasa (3/7) hingga pukul 18.00 WITA, terjadi tiga kali letusan Gunung Agung yang mengeluarkan asap kawah berwarna putih dan kelabu setinggi hingga 2.000 meter. ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/aww/18.ilustrasi. Gunung Agung. (ANTARA FOTO/Fikri Yusuf)

Jika aktivitas pendakian tetap dibuka, dikhawatirkan akan mengganggu kelancaran upacara. Bahkan, risiko hal-hal yang tidak diinginkan pun bisa terjadi, baik bagi jalannya ritual maupun keselamatan pendaki.

Karena itu, wisatawan yang sudah merencanakan pendakian diimbau untuk menunda perjalanan. Momentum ini sekaligus menjadi pengingat bahwa berwisata ke Bali tak hanya soal menikmati keindahan alam, tetapi juga menghormati nilai-nilai budaya dan spiritual yang hidup di dalamnya.

Pendakian Gunung Agung rencananya akan kembali dibuka pada 25 April 2026, sehari setelah upacara penyineban atau penutupan rangkaian karya dilaksanakan.

Dengan persiapan yang disebut telah matang, pihak adat berharap seluruh rangkaian Karya IBTK tahun ini berjalan aman, khidmat, dan tanpa hambatan.

Baca selengkapnya di sini

(tis/tis)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Entertainment |