Pisau Dapur Lolos ke Kabin Pesawat, Sistem Keamanan Bandara Disorot

4 hours ago 2

CNN Indonesia

Kamis, 21 Mei 2026 19:15 WIB

Pisau Dapur Lolos ke Kabin Pesawat, Sistem Keamanan Bandara Disorot Ilustrasi kabin pesawat. (iStockphoto/wisely)

Jakarta, CNN Indonesia --

Otoritas penerbangan Korea Selatan (Korsel) tengah menggelar investigasi intensif terkait kegagalan sistem keamanan di Bandara Internasional Incheon.

Penyelidikan ini dipicu setelah seorang penumpang dilaporkan berhasil lolos dari pemeriksaan manifes dan membawa sebuah pisau dapur ke dalam penerbangan internasional.

Kementerian Pertanahan, Infrastruktur, dan Transportasi Korea Selatan (MOLIT) mengonfirmasi pada Selasa (19/5) bahwa mereka telah meluncurkan investigasi resmi untuk membedah bagaimana benda terlarang tersebut bisa lolos dari pemindaian sinar-X dan apakah insiden ini melanggar Undang-Undang Keamanan Penerbangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Insiden ini terjadi pada Minggu (17/5) sekitar pukul 18.20 waktu setempat di dalam pesawat maskapai Etihad Airways yang tengah mengudara menuju Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA).

Laporan menyebut penumpang wanita berusia 50-an tahun tersebut secara kooperatif melapor kepada kru kabin setelah ia terkejut menemukan sebuah pisau dapur sepanjang 9 cm di dalam tas jinjing miliknya.

Melansir laporan Seoul Economic Daily, wanita tersebut menjelaskan kepada pihak berwenang bahwa ia sebelumnya menggunakan pisau itu untuk mengupas buah dalam perjalanan menuju bandara, lalu secara tidak sengaja memasukkannya ke dalam tas dan terlupa.

Setelah melalui pemeriksaan awal oleh tim penyidik, wanita tersebut dinyatakan tidak memiliki niat kriminal atau motif terorisme, sehingga ia diizinkan untuk melanjutkan perjalanannya ke Abu Dhabi sesuai jadwal.

Meski tidak ada korban jiwa atau ancaman keamanan langsung, insiden ini memicu gelombang kekhawatiran publik yang masif.

Pasalnya, berdasarkan regulasi keselamatan penerbangan internasional, senjata tajam jenis apa pun dan ukuran berapa pun dilarang keras masuk ke dalam kabin pesawat dan seharusnya terdeteksi di pos pemeriksaan pertama.

Ironisnya, kelalaian fatal ini terjadi di Bandara Incheon yang baru saja dinobatkan sebagai Bandara Terbaik Kedua di Dunia dalam ajang bergengsi Skytrax Awards 2026.

"Kami akan mengirimkan inspektur dari Kantor Penerbangan Regional Seoul untuk menyelidiki kasus ini secara menyeluruh. Pihak-pihak yang terbukti bertanggung jawab atas kelalaian ini akan menghadapi tindakan akuntabilitas yang tegas," ujar perwakilan Kementerian Transportasi Korsel kepada The Korea Herald.

Kebobolan sistem keamanan ini terjadi di tengah lonjakan arus penumpang yang luar biasa di Bandara Incheon pada tahun 2026. Total sepanjang tahun lalu, jumlah penumpang internasional di Bandara Incheon mencapai 73,55 juta, dan menduduki peringkat ketiga tersibuk di dunia.

Para pengamat penerbangan menilai, melonjaknya volume penumpang hingga 7 persen di awal tahun ini diduga kuat memicu kejenuhan atau tekanan kerja yang tinggi pada petugas operator X-ray, sehingga menurunkan tingkat ketelitian dalam menyaring barang-barang berbahaya milik penumpang.

(wiw)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Entertainment |