Terungkap Momen Dramatis Navy Seal AS Masuk Iran Selamatkan Pilot F-15

3 hours ago 4

Jakarta, CNN Indonesia --

Pasukan elite Amerika Serikat US Navy SEAL (Sea, Air, and Land Teams) menjadi sorotan usai disebut berhasil menyelamatkan pilot jet tempur F-15E yang terjebak di Iran usia jetnya ditembak jatuh Teheran pekan lalu.

Presiden Donald Trump memamerkan bahwa operasi penyelamatan paling berani dalam sejarah itu berhasil mengelabui Iran sampai-sampai tim US Navy Seal bisa menyusup ke Iran tanpa terlacak radar dan peralatan anti-pesawat Teheran.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di sisi lain, Iran mengeklaim berhasil menembak jatuh dua helikopter Black Hawk AS dan satu pesawat militer yang terlibat operasi penyelamatan tersebut.

Trump mengatakan 170 pesawat dan sekitar 200 pasukan terlibat dalam operasi militer yang juga dibantu agen-agen Badan Pusat Intelijen AS (CIA) itu. 

Sebelum misi itu sukses, salah satu sumber di pemerintahan AS membeberkan detik-detik kengerian operasi penyelamatan sang pilot.

Media yang berbasis di AS, The New York Times, melaporkan misi penyelamatan itu melibatkan Pasukan Komando Navy SEAL team 6 yang ditugaskan mengevakuasi awak pesawat tempur F-15.

Dia mengatakan operasi ini juga melibatkan beberapa pesawat angkut dan pasukan khusus AS. Pasukan Navy Seal juga disebut berhasil masuk ke wilayah pegunungan Iran tanpa terdeteksi.

Mereka mendaki bukit setinggi 7.000 kaki dan menyeret pilot itu untuk dibawa ke tempat yang lebih aman.

Namun, dua pesawat pengangkut MC-130 yang mengangkut 100 pasukan elit mengalami kerusakan mekanis dan tak bisa lepas landas. Mereka terancam terjebak di wilayah Iran.

Para komandan pasukan khusus lalu mengambil langkah berisiko tinggi. Mereka memerintahkan pesawat tambahan ke Iran guna mengevakuasi kelompok tersebut secara bertahap.

[Gambas:Video CNN]

Di saat bersamaan, pesawat tempur AS menjatuhkan bom dan menembaki konvoi Iran guna menjauhkan mereka dari lokasi,bunyi laporan The New York Times mengutip seorang pejabat yang tidak disebutkan namanya.

Sebelum diselamatkan, pilot F-15 berhasil menghindari penangkapan pasukan Iran selama lebih dari satu hari terjebak di hutan dalam keadaan terluka.

Awak yang tidak diungkap identitasnya itu dilengkapi pistol, alat pelacak (beacon), dan perangkat komunikasi aman untuk berkoordinasi dengan tim penyelamat.

Pasukan komando AS yang bergerak menuju lokasi perwira tersebut menembakkan senjata mereka untuk menjauhkan pasukan Iran dari area penyelamatan.

Presiden AS Donald Trump memuji kehebatan militer AS yang kembali tanpa luka berat.

"Penyelamatan itu adalah mukjizat Paskah. Musuh besar dan ganas. Tapi, penyelamatnya brilian, kuat, tegas, dan tenang," ungkap Trump pada Minggu.

"Biasanya hal ini tidak dilakukan karena dianggap mustahil. Militer yang begitu hebat, tak tertandingi," ujar dia.

Apa itu Navy SEAL?

Navy SEAL adalah pasukan khusus Amerika Serikat yang dibentuk pada 1962. Seal merupakan singkatan dari Udara, dan Darat dalam bahasa Inggris.

Navy Seal dikenal memiliki latihan ekstrem yang disebut 'Hell Week' atau Pekan Neraka.

Dalam latihan ini, peserta hanya boleh tidur kurang dari empat jam.

Mereka juga harus berlari, berenang, mengayuh, membawa perahu di kepala mereka, melakukan sit-up, push-up, dan berbagai latihan berat lain. Latihan ini biasa dilakukan selama lima setengah hari.

Karena latihan yang ekstrem, SEAL mampu beroperasi di lingkungan berisiko tinggi dan telah terlibat dalam hampir seluruh konflik besar yang melibatkan AS selama delapan dekade terakhir.

Unit dasar SEAL adalah peleton berisi sekitar 16 personel yang bisa dibagi jadi tim lebih kecil sesuai kebutuhan.

Beberapa peleton membentuk satu tim SEAL yang bertugas di wilayah tertentu dan memiliki kemampuan khusus.

Tim aktif berada di bawah Naval Special Warfare Group One di Pantai Barat dan Group Two di Pantai Timur, masing-masing didukung unit kendaraan selam dan unsur logistik untuk.

(isa/rds)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Entertainment |