Banjir Pesanan, Produksi Jaecoo J5 Ditambah di Pabrik Mercedes-Benz

3 hours ago 3

Jakarta, CNN Indonesia --

SUV listrik Jaecoo J5 yang harganya mepet Low Cost Green Car (LCGC) telah dipesan lebih dari 10 ribu unit sedari meluncur pada November 2025. Walau semringah, ternyata banjir pesanan ini bikin masalah distribusi dan telah diputuskan produksi J5 ditambah di pabrik tambahan.

Awalnya J5 diproduksi di pabrik rekanan Chery Motor Indonesia, Handal Indonesia Motor, yang berada di Bekasi, Jawa Barat. Produksinya sudah dilakukan sejak Oktober 2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada Januari ini, Jaecoo Indonesia menyatakan telah bekerja sama dengan Inchcape Indomobil Manufacturing Indonesia untuk memproduksi J5 di pabrik mereka di Wanaherang, Bogor, Jawa Barat.

Pabrik Wanaherang dulunya merakit produk mobil penumpang dan truk Mercedes-Benz. Sejak dibeli konsorsium Inchape dan Indomobil pada 2023 pabrik ini sekarang memproduksi mobil penumpang Mercedes-Benz dan produk China merek GWM.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mohamad Ilham Pratama, Head of Marketing Jaecoo Indonesia, menjelaskan menambah kapasitas produksi J5 didorong membeludaknya pesanan, yang berakibat masa tunggu konsumen semakin panjang.

"Tapi dalam hal ini, kami juga meminta maaf kepada konsumen, dengan waktu tunggu yang cukup, demand-nya tinggi," kata dia di Bogor, Jumat (23/1).

"Kami waktu tunggu lama karena perakitan lokal. Kami berupaya menambah kapasitas produksi ... kami memiliki satu fasilitas lagi yang sudah bekerja sama, itu untuk memproduksi J5, yang artinya ini menjadi concern kita juga, kami menambah kapasitas produksi untuk memenuhi permintaan konsumen," ujar Ilham lagi.

Ilham mengatakan pihaknya bakal berupaya menyelesaikan semua distribusi 10 ribu unit pesanan pada Februari 2026. Pada 26 Januari 2026, Jaecoo Indonesia baru saja menyerahkan 3.000 unit J5 ke konsumen, ini artinya masih ada sisa 7.000 unit lagi yang mesti dikejar hingga bulan depan.

Inden

Upaya Jaecoo Indonesia menambah produksi J5 sejauh ini fokus buat menyelesaikan pesanan 10 ribu unit yang sudah masuk. Sementara untuk konsumen yang baru memesan pada Januari diingatkan bakal mengalami masa tunggu.

Ilham tak mau menyebut berapa lama waktu inden untuk pemesanan baru. Dia bilang tak mau mengubar janji agar tak mengecewakan konsumen.

"Untuk yang melakukan pemesanan di Januari, kami sudah infokan ke konsumen akan ada waktu tunggu, kami beri pemahaman dulu ke konsumen. Kami akan update ke konsumen," katanya.

"Kami tidak mau over promise, (misal pesan di Januari lalu dijanjikan dikirim Februari), kami belum bisa memberikan kepastian. Kalau over promise nanti jadi utang ke kami," tutur dia.

(fea)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Entertainment |