Hari Kenaikan Yesus Kristus Pakai Warna Apa? Ini Maknanya

2 hours ago 4

CNN Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 17:15 WIB

Dalam tradisi Gereja Katolik terdapat warna tertentu yang digunakan dan sarat akan makna khusus berkaitan dengan misteri iman yang dirayakan. Ilustrasi. Dalam tradisi Gereja Katolik, warna liturgi memiliki makna khusus yang berkaitan dengan misteri iman yang sedang dirayakan. Lantas, perayaan Kenaikan Yesus Kristus pakai warna apa? (CNN Indonesia/Adi Ibrahim)

Jakarta, CNN Indonesia --

Umat Kristiani akan merayakan Hari Raya Kenaikan Yesus Kristus pada Kamis (14/5). Dalam perayaan Kenaikan Yesus Kristus pakai warna apa?

Warna tersebut bukan sekadar dekorasi, dalam tradisi Gereja Katolik, warna liturgi memiliki makna khusus yang berkaitan dengan misteri iman yang sedang dirayakan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Melansir dari laman katekese katedral Jakarta, pada Hari Raya Kenaikan Tuhan, warna putih menjadi simbol utama. Dalam beberapa tradisi gereja, warna kuning emas juga digunakan karena memiliki arti simbolis yang serupa.

Warna putih melambangkan kemenangan Kristus, sukacita, kesucian, kemuliaan, hingga kehidupan baru setelah kebangkitan. Sementara warna emas atau kuning keemasan menggambarkan kejayaan dan kemuliaan abadi.

Makna warna liturgi sendiri bukan sekadar estetika. Warna-warna tersebut digunakan untuk menegaskan suasana iman dan perjalanan hidup Kristiani sepanjang Tahun Liturgi.

Karena itu, umat yang akan mengikuti misa Hari Raya Kenaikan Yesus Kristus juga dapat menyesuaikan warna pakaian dengan warna liturgi yang digunakan gereja.

Hari Raya Kenaikan Tuhan merupakan salah satu momen penting dalam tradisi Kristen yang diperingati 40 hari setelah Paskah. Peristiwa itu juga diyakini sebagai tanda kemuliaan Yesus setelah kebangkitan-Nya.

Dalam ajaran Kristen, kenaikan Yesus ke surga menjadi penegasan bahwa Ia adalah Mesias yang telah menggenapi nubuat dalam Perjanjian Lama. Kebangkitan dan kenaikan Yesus memiliki makna iman yang saling berkaitan. Keduanya menggambarkan Yesus yang dipermuliakan setelah menjalankan tugas-Nya di dunia.

Cardinal Pierbattista Pizzaballa (C), Latin Patriarch of Jerusalem, leads a Christmas Mass at the Holy Family Parish during his visit to Gaza City on December 21, 2025. Pizzaballa arrived in Gaza on December 19 for Christmas Mass at the Holy Family Parish in Gaza City, which hosts the Palestinian territory's only Roman Catholic church. The Latin Patriarchate says 135 Catholics live in Gaza. They sought shelter inside the compound of the Holy Family Church in the first days of the war between Israel and Hamas. (Photo by Omar AL-QATTAA / AFP)Ilustrasi. Hari Kenaikan Yesus Kristus menggunakan warna liturgi putih atau putih keemasan. (Omar AL-QATTAA / AFP)

Tidak hanya diperingati sebagai peristiwa sejarah atau simbolis semata. Perayaan ini juga dimaknai sebagai pengingat akan harapan, keselamatan, dan janji penyertaan Roh Kudus bagi umat percaya.

Makna tersebut kemudian tercermin lewat penggunaan warna putih dalam liturgi. Melalui warna liturgi, Gereja ingin membantu umat memahami makna setiap perayaan iman, termasuk Hari Raya Kenaikan Yesus Kristus yang identik dengan sukacita dan kemuliaan.

Selain Hari Kenaikan Yesus Kristus, warna liturgi putih juga dipakai saat perayaan Natal dan Paskah.

(anm/els)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Entertainment |