CNN Indonesia
Minggu, 31 Agu 2025 18:00 WIB

Jakarta, CNN Indonesia --
Indonesia gagal meraih gelar dalam Kejuaraan Dunia 2025, sementara Putri Kusuma Wardani selamatkan muka Merah Putih di kancah bergengsi badminton tersebut.
Dari 12 wakil Indonesia yang bertanding dalam Kejuaraan Dunia 2025, hanya Putri KW yang bisa menembus babak semifinal dan membawa pulang medali.
Putri KW menjaga tradisi minimal meraih medali dalam Kejuaraan Dunia dalam tiga penyelenggaraan beruntun setelah kontingen Indonesia pulang dengan tangan hampa pada 2021.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada 2022 ada satu perak dan satu perunggu dari Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan dan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto. Sementara setahun berselang ada perak dari Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti. Sedangkan tahun lalu tidak ada Kejuaraan Dunia.
Medali perunggu bagi Putri KW menjadi sinyal positif bagi tunggal putri Indonesia yang kerap kesulitan menembus top level dunia yang dihuni berbagai atlet dari negara-negara lain.
Capaian Putri KW juga berarti harapan. Kini atlet 23 tahun itu bakal bahu membahu bersama Gregoria Mariska Tunjung, yang lebih dulu diandalkan di sektor tunggal putri, untuk meraih prestasi gemilang pada masa depan.
Hanya saja masih belum ada gelar terbaru bagi Indonesia di ajang Kejuaraan Dunia setelah terakhir kali Ahsan/Hendra menapaki podium tertinggi pada 2019.
Selanjutnya wakil-wakil Indonesia di ajang olahraga tepok bulu bakal bersaing di beberapa turnamen internasional yang terkemuka seperti Hong Kong Open, China Masters, dan Korea Open yang berlangsung selama September 2025.
(nva/sry)