Jakarta, CNN Indonesia --
Isle of Wight, sebuah pulau yang terletak di lepas pantai selatan Inggris, mungkin tidak banyak dikenal oleh masyarakat Indonesia. Terletak di seberang kota Southampton dan Portsmouth, dan mudah dijangkau dari London, pulau ini mirip dengan Kepulauan Seribu di Jakarta jika dilihat dari jarak dan aksesnya.
Hanya saja, walau keduanya memiliki kemiripan sebagai destinasi liburan dan menjadi tempat favorit untuk yacht pribadi dan kegiatan bahari lainnya, Isle of Wight menawarkan skala dan keramaian yang berbeda.
Sebagai surga bagi para penggemar yacht, Isle of Wight, atau biasa disingkat IOW, menjadi tuan rumah regatta terkenal dunia. Regatta adalah kompetisi balap perahu layar yang diadakan sejak tahun 1826 dan menarik ribuan peserta dan penonton setiap tahunnya. Cowes Week nama event-nya, merupakan festival balap layar tahunan yang berlangsung seminggu penuh.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selama acara ini, perairan Solent, yakni selat yang memisahkan pulau dari daratan Inggris, dipenuhi ratusan kapal layar yang berlomba. Pulau yang hijau dan memiliki sejarah yang kaya, juga merupakan pusat festival musik besar yang legendaris, Isle of Wight Festival. Nama-nama besar musisi dunia seperti The Rolling Stones, Queen dan Paul McCartney, pernah tampil, dan Sting serta Justin Timberlake ada di panggung festival bulan Juni 2025.
Di pulau seluas 384 km persegi --jauh lebih besar dari Kepulauan Seribu yang cuma sekitar 8,7 km persegi-- hanya ada 14 keluarga Indonesia. Ya, sangat sedikit warga Indonesia yang tinggal di sini. Kalaupun dihitung dengan jumlah pelajar yang datang dan pergi untuk kuliah, barangkali total hanya 40 orang.
Tak heran karena jumlah populasi orang Asia di IOW, diperkirakan hanya 1,2%-1,4% populasi di Isle of Wight. Menariknya, komunitas kecil Indonesia ini dikenal masyarakat IOW berkat berbagai kegiatan yang diadakan dengan melibatkan penduduk lokal. Tradisi Indonesia seperti seni dan kuliner, menjadi ajang untuk memperkenalkan budaya Indonesia.
Peringatan Proklamasi Kemerdekaan contohnya. Alih-alih 'melabeli' hari kemerdekaan dengan sebutan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI), Komunitas Indonesia di IOW memilih menamainya sebagai Indonesian Culture Day. Meski sesungguhnya ini adalah perayaan hari kemerdekaan Indonesia, sebutan Indonesian Culture Day dipilih untuk memperkenalkan serta menyebarkan budaya dan kultur Indonesia.
Ini karena perayaan kemerdekaan dimaksudkan tidak hanya menjadi pesta orang-orang Indonesia saja, tetapi juga melibatkan penduduk lokal di IOW. Komunitas Indonesia di IOW, menggunakan momentum hari kemerdekaan untuk merangkul masyarakat setempat sehingga acara tahunan ini selalu ramai dimeriahkan komunitas lokal, mulai dari para pejabat setempat, baik walikota, anggota dewan, pejabat yang mewakili Ratu atau Raja Inggris, sampai masyarakat biasa.
Sempat dimulai di sebuah aula kecil di Cowes tahun 2021, perayaan itu kini telah berkembang dan diadakan di Balai Kota East Cowes yang menampung ratusan orang. Uniknya, pemerintah lokal menjadikannya sebagai agenda tahunan. "Bahkan, kami baru selesai acara, pemerintah kota sudah mengingatkan untuk book, memesan gedung balai kota untuk 17 agustusan tahun berikutnya," kata I Wayan Agus Gunawan, tokoh komunitas Indonesia di IOW.
Pemandangan di wilayah Isle of Wight, Pulau Terbesar di Inggris, yang terkenal dengan keindahan alam, pantai, dan aktivitas pelayarannya. (Dok. Endah Saptorini)
Ini sebuah kehormatan untuk Indonesia karena jadwal acara di gedung balai kota cukup padat, namun komunitas Indonesia yang kecil jumlahnya itu diizinkan menggunakannya setiap tahun. Tentu acara tak selalu diselenggarakan tepat di tanggal 17 Agustus karena harus disesuaikan dengan jadwal libur, seperti peringatan tahun 2025 yang dilaksanakan hari Sabtu lalu, tanggal 23 Agustus.
Bagi para diaspora yang telah tinggal di Inggris bertahun-tahun, perayaan kemerdekaan menghadirkan banyak kenangan. Meskipun mereka menjadikan Inggris sebagai rumah, kenangan akan tanah air tetap melekat erat. Tiara Putri Ayuna Dharana (12 tahun), masih ingat betul masa kecilnya di Indonesia ketika seluruh jalan dihiasi dengan bendera Merah Putih, upacara penghormatan bendera di sekolah, dan berbagai lomba permainan 17-an dimainkan oleh segala usia.
Meskipun perayaan di Isle of Wight tidak persis sama, Tiara di depan tamu undangan mengungkapkan, "Kami masih berusaha sebaik mungkin untuk merayakannya dengan semua yang kami miliki di sini dan untuk menyertakan Anda semua, warga setempat dalam momen spesial kami."