Konsisten Awasi Dana Desa, Jaksa Apsari Raih Leading Women Awards 2026

6 hours ago 2

Jakarta, CNN Indonesia --

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Purwakarta, Jawa Barat, Apsari Dewi meraih penghargaan kategori Outstanding Prosecutorial Leader in Public Accountability dalam ajang CNN Indonesia Leading Women Awards 2026.

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas konsistensinya dalam memperkuat pengawasan dana desa, sekaligus mendorong tata kelola pemerintahan yang lebih transparan.

Selain itu, melalui berbagai inovasi digital dan kolaborasi lintas sektor, Apsari dinilai berhasil meningkatkan akuntabilitas serta kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam pernyataannya, Apsari menegaskan bahwa penghargaan ini bukan hanya untuk dirinya pribadi, melainkan dipersembahkan bagi seluruh jaksa perempuan di Indonesia.

"Saya ingin mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dan penghormatan recognisi yang diberikan kepada kami pada Jaksa wanita yang ada di seluruh Republik Indonesia jadi penghargaan ini saya serahkan kepada seluruh Jaksa perempuan Indonesia," kata Aspari dikutip Rabu (6/5).

Ia juga mengakui bahwa tantangan sebagai penegak hukum tidaklah ringan. Selain tuntutan profesionalisme, profesi ini juga kerap dihadapkan pada stigma yang mengharuskan aparat memiliki ketangguhan, baik secara fisik maupun mental.

Meski demikian, Apsari menilai penghargaan ini menjadi bukti bahwa perempuan mampu menempati posisi strategis sekaligus menunjukkan ketangguhan dalam menjalankan tugas.

"Penghargaan ini membuktikan bahwa wanita bisa berada di posisi yang tangguh dan strategis. Wanita dengan empati, humanis dapat berkarya dan berkontribusi untuk negara. Jadi luar biasa malam ini," ujarnya.

Adapun Apsari memulai kariernya sebagai Jaksa Penuntut Umum sejak tahun 2000 hingga 2020. Kiprah Apsari di bidang hukum ini tak lepas dari latar belakang pendidikannya. Ia mendapat gelar S1 Hukum di Universitas Udayana pada tahun 2000.

Apsari kemudian melanjutkan studi magister hukum di Universitas Melbourne, Australia, pada 2002-2003. Ia mendapat gelar PhD di universitas yang sama pada 2018, dengan spesialisasi bidang ekstradisi internasional.

Bersama Apsari, dua jaksa wanita juga ikut meraih penghargaan dalam ajang Leading Women Awards 2026. Keduanya adalah Atase Kejaksaan pada KBRI Bangkok Kerajaan Tailan, Olivia Sembiring dan Atase Kejaksaan/Hukum KBRI Singapura Mahayu Dian Suryandari.

(inh/rir)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Entertainment |