Mengintip Perjalanan 66 Perempuan Berbakat di Miss Auto Show 2026, Siapa Saja Pemenangnya?

15 hours ago 9

Perjalanan menuju gelar Miss Auto Show 2026 dimulai dengan persaingan 66 peserta yang datang membawa karakter dan kemampuan masing-masing.

Proses seleksi berlangsung secara bertahap. Pada 3 Agustus 2026, kompetisi memasuki tahap 30 besar. Sehari setelahnya, jumlah peserta kembali dikerucutkan menjadi 15 besar.

Persaingan semakin ketat ketika pada 6 Agustus 2026 hanya tujuh peserta yang berhak melanjutkan langkah menuju tahap akhir. Mereka kemudian tampil dalam malam crowning pada 8 Agustus 2026.

Menariknya, penilaian Miss Auto Show 2026 tidak semata-mata bertumpu pada penampilan fisik. Ada empat aspek yang menjadi kriteria, yakni brain, beauty, behaviour, dan final performance. Proses penilaian kemudian dipercayakan kepada empat juri dengan latar belakang berbeda, yaitu Adinda Tri Wardhani, Editor in Chief Fimela; Dony Suryatin, Entertainment Consultant; Hartono Sufi dari komunitas otomotif; serta M. Ainur Rofiq dari bidang Public Relations.

Menurut Adinda Tri Wardhani, keempat aspek tersebut harus dilihat sebagai satu kesatuan. Beauty memang menjadi hal yang pertama kali terlihat, tetapi brain dan behaviour turut menunjukkan kualitas seorang peserta, sementara final performance menjadi ruang untuk menerjemahkan seluruh kualitas tersebut dalam penampilan.

"Menurut saya, keempat aspek tersebut harus berjalan seimbang karena beauty mungkin menjadi hal pertama yang terlihat, tetapi brain dan behaviour yang menunjukkan kualitas seseorang, sementara final performance memperlihatkan bagaimana seluruh kualitas itu diterjemahkan dalam sebuah penampilan. Jadi, bukan siapa yang paling cantik atau paling percaya diri saja, tetapi siapa yang mampu menggabungkan semuanya menjadi satu karakter yang utuh. Bagi saya, pemenangnya adalah sosok yang tidak hanya terlihat menonjol di panggung, tetapi juga meninggalkan kesan positif ketika kita mengenalnya lebih jauh," Adinda Tri Wardhani.

Dengan pendekatan tersebut, kompetisi menjadi lebih dari sekadar ajang mencari sosok dengan penampilan menarik. Peserta juga dituntut mampu menunjukkan wawasan, sikap, karakter, serta kemampuan memberikan penampilan terbaik ketika berada di atas panggung.

Hal serupa juga menjadi perhatian Dony Suryatin. Menurutnya, sosok yang dicari bukan hanya memiliki penampilan menarik, tetapi juga kepribadian yang sesuai dengan kebutuhan brand ambassador di industri otomotif.

"Di semua babak penjurian, saya akan menilai apakah seorang kontestan memiliki kepribadian yang dibutuhkan oleh brand ambassador industri otomotif, yaitu cantik, cerdas, dan berkelas. Kemudian karena kita ada di pageant competition, tentu professional manner tak kalah esensial, baik professional sebagai usher maupun performer. Banyak yang gagal di babak talent show karena mungkin merasa performing skill tidak ada kaitannya dengan profesi usher. Tetapi dari sudut pandang entertainment, penampilan mereka di babak talent show justru memberikan gambaran seberapa professional mereka bisa tampil di hadapan audience yang berbeda. Ada juga lho kontestan yang tidak terlalu berbakat, tapi karena dia tahu potensi terbaiknya, maka dia fokus mengolah kelebihannya, dan bisa menyajikan ide sederhananya menjadi pertunjukan yang baik,"

Ainur Rofiq turut menegaskan bahwa penampilan tetap menjadi salah satu aspek yang diperhatikan, tetapi bukan satu-satunya faktor dalam menentukan pemenang.

"Penampilan tentu menjadi salah satu aspek, tetapi bukan faktor utama. Sebagai representasi dari event besar seperti GIIAS, makna penampilan yang menarik berubah dari yang sekadar beauty menjadi perpaduan antara beauty, brain, and behavior. Selain penampilan luar, ia harus memiliki wawasan, kepercayaan diri, kemampuan komunikasi, dan attitude yang baik sehingga aspek tersebut akan membuat orang lain merasa nyaman ketika berinteraksi dengannya sekaligus bisa membawa pesan dan nilai dari event yang direpresentasikan,"

Read Entire Article
Entertainment |