Piala Oscar Sutradara Rusia Hilang di Bagasi Pesawat Lufthansa

1 hour ago 4

CNN Indonesia

Sabtu, 02 Mei 2026 02:00 WIB

Patung emas Piala Oscar milik sutradara Pavel Talankin hilang di bagasi pesawat setelah dilarang masuk kabin oleh petugas bandara. Patung emas Piala Oscar milik sutradara Pavel Talankin hilang di bagasi pesawat setelah dilarang masuk kabin oleh petugas bandara. (Christopher Polk/Getty Images/AFP)

Jakarta, CNN Indonesia --

Maskapai penerbangan Lufthansa sedang mencari piala Oscar milik Pavel Talankin. Patung emas paling prestisius di dunia film itu raib setelah sutradara asal Rusia itu mendarat di Frankfurt pada Kamis (30/4) pagi.

Piala Oscar itu hilang setelah petugas Keamanan Transportasi AS (TSA) di Bandara JFK, New York pada Rabu (29/4) melarang Talankin membawa patung emas itu ke kabin pesawat karena dianggap berpotensi menjadi senjata.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Larangan itu membuat peraih Oscar kategori film dokumenter terbaik lewat Mr. Nobody Against Putin itu terpaksa memasukkan pialanya ke bagasi pesawat hanya dengan bermodalkan kotak kardus.

Namun, setibanya di Frankfurt, Talankin menyadari bahwa piala Oscarnya telah hilang. Pihak Lufthansa segera mengeluarkan pernyataan resmi untuk merespons kejadian tersebut

"Kami sangat menyesali situasi ini," tulis maskapai penerbangan asal Jerman tersebut.

[Gambas:Video CNN]

Mereka menegaskan tim internal tengah melakukan pencarian menyeluruh dengan tingkat urgensi yang sangat tinggi demi memastikan Oscar tersebut segera ditemukan dan dikembalikan ke tangan pemiliknya.

Talankin merasa sangat terpukul dan heran dengan perlakuan yang ia terima di bandara. Padahal, sejak kemenangannya bersama pembuat film AS David Borenstein pada Maret lalu, ia mengaku sudah membawa piala itu terbang belasan kali tanpa kendala sedikit pun.

"Benar-benar membingungkan bagaimana mereka bisa menganggap Oscar sebagai senjata," ujarnya sembari menambahkan bahwa sebelumnya ia selalu menaruh piala itu di kabin pesawat tanpa ada masalah.

Sebenarnya, seorang agen Lufthansa sempat menawarkan solusi untuk menemani Talankin hingga ke pintu keberangkatan dan menjaga piala tersebut selama penerbangan. Namun, niat baik itu ditolak mentah-mentah oleh pejabat TSA.

Hilangnya piala ini menjadi pukulan berat bagi Talankin, mengingat film dokumenternya tersebut dibuat dengan penuh risiko menggunakan rekaman yang diselundupkan keluar dari Rusia untuk membongkar kurikulum patriotik pro-perang di sekolah-sekolah di bawah kepemimpinan Vladimir Putin.

Kini, sang sutradara hanya bisa menunggu kepastian dari Lufthansa apakah barang yang dinilai berpotensi sebagao senjata itu masih bisa kembali atau telah hilang untuk selamanya.

(afp/chri)

Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
Entertainment |