Adegan Ray Sahetapy yang Mestinya Tayang di Captain America: Civil War

1 day ago 7

Jakarta, CNN Indonesia --

Ray Sahetapy sempat syuting untuk Captain America: Civil War (2016) sebelum meninggal dunia pada Selasa (1/4). Pada 2015, kepada CNNIndonesia.com, Ray Sahetapy mengaku terpilih ikut bermain tanpa casting atau semacamnya.

Penunjukannya ikut bermain merupakan bentuk kepercayaan. Namanya dikenal lewat salah satu film yang popularitasnya mendunia, The Raid (2012).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ini penunjukan rekomendasi Gareth Evans, sutradara The Raid. Sineas dan aktor Amerika kagum akan film The Raid," kata Ray Sahetapy kala itu.

Namun, adegan Ray Sahetapy tak dirilis dalam final cut (versi akhir) Captain America: Civil War. Adegan tersebut masuk ke The Infinity Saga box set yang berisikan adegan yang dihapus serta klip di balik layar MCU dalam sedekade.

Movie Web memberitakan adegan dibuka di rumah lelang pasar gelap, tempat barang-barang pribadi agen Hydra yang sudah mati, khususnya senapannya yang megah, dijual kepada penawar tertinggi.

[Gambas:Video CNN]

"Lelang kita yang berikut mengalami kesulitan di sini," ujar Ray Sahetapy selaku manajer lelang membuka adegan tersebut dalam bahasa Indonesia.

"Mantan administrasi Hydra mati terbunuh saat melintasi perbatasan Suriah. Senjata, artefak, dan beberapa barang-barang muktahir lainnya yang khusus digunakan oleh Winter Soldier, kita mulai dari berapa?"

Lelang pun dimulai dari penawaran Rp13 juta dan harga terus naik ke Rp15 juta. Namun, lelang terhenti ketika Ray Sahetapy melihat seseorang mencurigakan di antara peserta lelang.

"Siapa kamu?" tanya Ray Sahetapy dalam bahasa Inggris.

"Bagaimana bisa kamu masuk, ini acara tertutup," tuturnya kepada sosok yang ternyata Helmut Zemo (Daniel Brühl).

Zemo kemudian mulai mengomentari ketidakberhargaan barang-barang yang dilelang, "Tawaran kalian terlalu tinggi untuk Komar itu. Bahkan orang Polandia tidak lagi menggunakan sampah itu."

Lanjut ke sebelah...


Read Entire Article
Entertainment |