Tangerang, CNN Indonesia --
Sudah empat hari terakhir banjir merendam sejumlah wilayah di Kabupaten Tangerang, Banten.
Banjir terjadi karena luapan sungai akibat curah hujan tinggi sejak Senin (12/1) awal pekan ini.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang melaporkan, sebanyak 119 desa di wilayahnya terdampak banjir hingga Kamis (15/1) hari ini. Akibat bencana tersebut, sebanyak 14.560 kepala keluarga (KK) terdampak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepala BPBD Kabupaten Tangerang, Achmad Taufik mengatakan, ratusan desa yang terendam banjir itu tersebar di 24 kecamatan.
"Secara global, wilayah yang mengalami banjir itu ada 24 kecamatan, 119 desa dan kelurahan dengan jumlah keluarga yang terdampak sekitar 14.560," ujar Taufik pada Kamis ini.
Pada hari ini, Taufik mengatakan banjir di sejumlah wilayah sudah mengalami penyusutan dengan ketinggian berkisar 20 sentimeter hingga 80 sentimeter.
Berdasarkan catatan pihaknya, Taufik mengatakan idak ada korban jiwa dalam peristiwa banjir yang melanda Kabupaten Tangerang pada Januari 2026 ini. Hanya saja, ada 12 rumah yang rusak akibat diterjang banjir.
"Ada sekitar 12 rumah yang rusak. Ada yang di Kecamatan Kresek, Kosambi dan di beberapa wilayah lainnya," ungkap Taufik.
Taufik berujar, saat ini pihaknya telah mendistribusikan bantuan logistik serta melakukan evakuasi terhadap warga terdampak. Koordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan pihak swasta juga dilakukan guna merumuskan solusi terbaik dalam penanganan banjir.
"Solusi itu di antaranya termasuk berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai mengenai normalisasi sungai, penambahan bangunan rumah pompa air dan rehabilitasi drainase," tuturnya.
Selain itu, Pemerintah Kabupaten Tangerang juga telah menetapkan status tanggap darurat bencana atas peristiwa banjir yang melanda.
Meski banjir berangsur surut, Taufik meminta warga tetap mewaspadai potensi banjir susulan yang disebabkan curah hujan dan luapan aliran sejumlah sungai.
"Kita mengacu kepada BMKG dan evaluasi tahun-tahun yang sudah-sudah. Jadi kita tetap selalu siaga," ujarnya.
(dod/kid)


































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5354665/original/013548500_1758261702-IMG-20250919-WA0005.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5354825/original/018518100_1758265848-pongki_barata_csm_3.jpg)










